Ini Alasan Satria Tama Absen Bela Madura United di Piala Presiden 2019

Satria Tama (kiri)

Pamekasan, PERSPECTIVESNEWS – Penjaga gawang muda Timnas Indonesia U-22 Satria Tama dipastikan tidak akan memperkuat Madura United di Piala Presiden 2019 nanti. Pasalnya, dia harus menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-23.

Saat ini, Tim Garuda Muda sedang mempersiapkan diri untuk menatap kualifikasi Piala Asia 2020. Tim tersebut tergabung dalam grup maut bersama Thailand, Vietnam, dan Brunei Darussalam. Seluruh pertandingan antar peserta grup tersebut, akan berlangsung di Vietnam mulai 22 hingga 26 Maret 2019.

Satria yang menyampaikan sendiri bakal absennya dia di turnamen pra-musim itu. Sebab, usai menjuarai Piala AFF U-22 2019 dengan mengalahkan Thailand di Kamboja pada 26 Februari 2019, hanya diberi waktu libur selama sehari.

Waktu yang singkat itu, kata Satria, tidak memungkinkan untuk kembali ke klubnya, Madura United. Dengan begitu, dipastikan tidak akan bisa memperkuat Madura United dalam turnamen pra-musim yang paling bergengsi di Tanah Air tersebut.

“Ini hanya libur sehari. Setelah ini langsung TC (training center) lagi. Jadi, tidak memmungkinkan kembali ke Madura United di Piala Presiden nanti,” jelas Satria.

Sejak dipanggil bergabung di timnas, pemain bernomor punggung 88 di Madura United ini belum sekalipun bergabung bersama Greg Nwokolo dan kawan-kawan. Sebab, langsung mengikuti TC yang digelar jajaran pelatih timnas.

Namun sempat kembali ke Madura sebagai lawan. Kala itu, dia hadir sebagai penggawa tim besutan Indra Sjafri (pelatih Timnas Indonesia U-22) melawan Madura United dalam uji coba yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) pada 12 Februari 2019.

Kendati demikian, kiper asal Surabaya itu tetap mendoakan kesuksesan perjuangan Fachruddin W Ariyanto dan kolega. Dia juga berharap, timnya bisa membawa pulang trofi.

“Saya hanya bisa mendoakan, mensupport teman-teman dengan doa agar bisa melalui kompetisi itu dengan baik. Saya ingin Madura United yang jadi juara kali ini. Saya akan bangga meski tidak bisa membantu dari awal,” harapnya.

Di samping itu, mantan kiper Persegres Gresik United itu berjanji akan segera kembali saat tugas negaranya sudah selesai. Diakuinya, sudah rindu kembali berseragam loreng merah putih.(git)