Pelatnas Atlet Dansa SEA Games 2019 Diusulkan di Bali

0
219

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Pengurus PusatIkatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) mengusulkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga supaya menjadikan Bali sebagai tempat gelaran Pelatnas cabang olahraga dansa untuk SEA Games 2019 Manila.

Selain telah sukses menggelar seleksi nasional pedansa SEA Games, beberapa waktu lalu, Bali juga sangat representatif untuk tempat pemusatan latihan karena ditunjang tersedianya venue.

“Kami sudah menghadap ke pihak Kemenpora baru-baru ini, dan mengajukan nantinya pelatnas dansa agar bisa digelar di Bali. Karena disamping banyak tempat yang bagus untuk latihan, juga banyak pelatih nasional level internasional Indonesia yang tinggal di Bali,” ungkap Sekjen PP Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI), Ni Made Suparmi, Kamis 28 Februari 2019.

Wanita yang juga Ketua Umum Pengprov IODI Bali itu juga menegaskan, saat menghadap Kemenpora lalu, juga diajukan jumlah pedansa mencapai 150 persen jumlahnya atau 38 atlet dansa masuk pelatnas.

“Nanti 38 pedansa pelatnas tersebut bakal dilakukan sistem promosi dan degradasi demi membentuk tim definitif dansa SEA Games Indonesia, dengan dihuni 26 atlet dansa putra dan putri Indonesia,” tambah Suparmi.

Mantan pesilat nasional itu menambahkan, juga telah dilaporkan ke Kemenpora rencana bakal dilakukan dance camp di China nantinya, dan setelah dari China itu bakal dibentuk tim definitif tadi dengan penghuni 26 atlet dansa terbaik Indonesia yang bakal turun di 14 nomor yang dipertandingkan di SEA Games Manila. Jumlah 26 atlet itu sudah full team,” terang Suparmi.

Diharapkannya apa yang menjadi pengajuan semuanya ke Kemenpora tersebut bisa disetujui semuanya, baik jumlah pengajuan atlet termasuk Bali yang menjadi tempat pelatnas nantinya. jelas hal itu dilakukan karena nantinya juga berdampak positif bagi para atlet dansa Bali.

“Kalau pelatnas di Bali kan para atlet dansa Bali bisa melihat teknik atlet dansa Indonesia berlatih. Pastinya kami menunggu kepastian dari pihak Kemenpora dulu,” demikian Made Suparmi.(git)