Akbar Tandjung Akui Suara Golkar Cenderung Menurun

0
268
Akbar Tandjung

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Berbagai persoalan yang mendera kader Partai Golkar dalam beberapa tahun terakhir ini telah menyebabkan suara Partai Golkar cenderung terus menurun.

Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Dr Ir Akbar Tandjung mengaku tidak rela dengan kondisi seperti itu, sehingga memutuskan melakukan safari politik ke sejumlah DPD Partai Golkar provinsi di seluruh Indonesia untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar. 

“Kehadiran saya di DPD Partai Golkar provinsi, tidak lain karena saya merasa terpanggil. Karena ada tanda-tanda penurunan suara Partai Golkar. Saya tidak terima. Saya tidak ikhlas,” kata Akbar Tandjung di Denpasar, Kamis 28 Februari 2019. 

Partai Golkar, kata mantan Ketua HMI ini, tidak boleh dibiarkan mengalami situasi seperti ini. Apalagi partai ini memiliki pengalaman panjang dalam percaturan politik Tanah Air, dan pernah menikmati masa-masa kejayaan. 

“Selama sekian Pemilu di era Orde Baru, suara Partai Golkar selalu di atas 62 persen. Bahkan pernah 74 persen. Kita harus kembalikan kejayaan ini,” ajak Akbar Tandjung, di hadapan ratusan kader Partai Golkar Bali. 

Selain pernah jaya, Partai Golkar juga pernah mengalami masa-masa sulit, yakni di awal era Reformasi tahun 1998 dan 1999. Namun sebagai partai yang memiliki sejarah panjang, Partai Golkar mampu melewati kondisi rumit tersebut. 

“Kita pernah alami hidup dan matinya Partai Golkar pada awal tahun 1998. Belum lagi tahun 1999 Partai Golkar diteror, di bawah tekanan kuat, pertemuan diganggu, kita dikejar, kantor partai pernah dibakar. Saya bahkan menyaksikan di depan mata saya, kantor kita dibakar,” bebernya. 

Tak sampai di sana, saat itu juga ada upaya membubarkan Golkar. Termasuk di antaranya Presiden Gus Dur, ketika itu mengeluarkan Dekrit yang intinya ingin membubarkan Partai Golkar. 

“Tetapi Alhamdulillah, kita mampu melewati situasi ini. Kita habis-habisan berjuang untuk bangkit kembali. Karena itu, sekarang ini seluruh kader juga harus seperti itu. Harus habis-habisan supaya partai kita tetap dihormati, tetap besar,” tandasnya. 

Ia pun mengajak seluruh struktur partai, termasuk DPD Partai Golkar Provinsi Bali, agar melakukan langkah-langkah penting. Langkah dimaksud, sebagaimana dilakukannya ketika Partai Golkar mengalami masa sulit di awal era Reformasi. 

“Harus melakukan langkah-langkah organisasi. Pertama, konsolidasi partai sampai di basis desa dan kelurahan. Kedua, berdayakan seluruh stakeholder kita, kader dan simpatisan. Ketiga, perkuat soliditas stakeholder partai. Apalagi perjuangan kita untuk kepentingan bangsa dan negara. Misi kita, rakyat yang adil dan makmur,” pungkas Akbar Tandjung. (ari)