Oppo Shop Dibobol Mantan Karyawan, Kerugian Rp 121 Juta Lebih

AKP Johannes Nainggolan didampingi IPTU Aji Yoga Sekar, SI.k memperlihatkan barang bukti dan tersangka.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS- Verro Stevanus alias Tivani (25) ditangkap anggota Reskrim Polsek Denpasar Barat di tempat kosnya di Jalan Mekar II Nomor 2 Blok C Pemogan Denpasar, Selasa (19/2/2019) pukul 14.00 Wita karena membobol Oppo Shop.

Verro menggasak 26 unit handphone berbagai type dan brankas yang berisi uang tunai Rp 8 juta. Total kerugian mencapai Rp 121.377.000.

Aksi jahat pelaku diketahui pada Kamis (14/2/2019) pukul 06.30 Wita saat dua orang karyawan, Ni Luh Putu Ratna Sari (24) dan Surya Wirahadi Kusuma (24), datang untuk membuka toko. Kedua pegawai itu melihat roling door sudah dalam kondisi terbuka sedikit. Setelah masuk mereka melihat tempat menyimpan handphone sudah dalam kondisi terbuka.

“Mereka melihat semua handphone hilang dan safety box yang ditaruh di samping handphone juga hilang. Beberapa saat kemudian baru karyawan yang lain datang,” ungkap Kapolsek Denpasar Barat, AKP Johannes H Widya Dharma Nainggolan, SI.k, didampingi Kanit Reskrimnya IPTU Aji Yoga Sekar, SI.k dalam rilis pengungkapan kasus ini, pada Senin (25/2/2019).

Mendapati kondisi tersebut, Ni Luh Putu Ratna Sari kemudian melapor ke Mapolsek Denpasar Barat. Selanjutnya, tim Polsek Denpasar Barat dipimpin AIPTU Awan Tri Maretno langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya kerusakan pada pintu toko dan lemari penyimpanan handphone dan safety box.

Setelah dilakukan pemeriksaan CCTV dan penyelidikan yang lebih mendalam mengarah kepada tersangka. Hasilnya, lima hari kemudian polisi berhasil meringkus pria asal Tomohon, Sulawesi Utara, itu di tempat kosnya.

Dari hasil penggeledahan di kamar kos tersangka, polisi mendapati beberapa barang bukti, di antaranya 25 unit HP, satu safety box, dan uang tunai sebesar Rp 606 ribu. Polisi juga menemukan kunci duplikat Oppo Shop di kamar tersangka.

“Setelah diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya sehingga langsung diamankan ke Mapolsek beserta sejumlah barang bukti ini,” terangnya. Kepada petugas, tersangka yang enam bulan bekerja di Oppo Shop ini mengaku telah merencanakan aksi pencurian itu.

Saat masih berstatus sebagai karyawan, ia telah memperlajari situasi toko dan mengambil kunci pintu dan kunci lemari kemudian dibuat duplikat. “Jadi, setelah dia keluar langsung melakukan aksinya ini. Pengakuannya baru kali pertama ini lantaran faktor ekonomi. Tetapi masih kita kembangkan lebih lanjut untuk mencari TKP yang lain,” pungkas mantan Kapolsek Kuta Utara ini.   (git)