Raih 5 Medali Emas di Kejurnas, Judo Bali Lampaui Target

Ilustrasi judoka Bali

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Tim judo Bali bersinar di ajang Kejurnas Judo. Menargetkan 3 medali emas dari ajang tersebut, ternyata tim judo senior melampauinya dengan meraih 5 medali emas, di event yang digelar di Jakarta dan berakhir Minggu 24 Februari 2019.

Target 3 emas di kejurnas tersebut dipatok lantaran sesuai dengan sasaran yang akan diraih di PON XX/2020 Papua mendatang.

Menurut Wakil Ketua Umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali, Nengah Sudiartha, 5 medali emas itu dipersembahkan judoka putra Kadek Rakyanda di kelas -90 kg, Gede Ganding Kalbu kelas -100kg putra, I Gede Agastya kelas +100kg putra, Kadek Anny Pandini kelas -57kg putri dan Dewa Ayu Mira Widari kelas +78kg putri.

“Jelas hasil itu sangat membanggakan kami karena para judoka senior bisa melebihi target yang kami pancang di kejurnas bahkan di PON Papua mendatang yakni raihan 3 emas. Ini hasil yang sangat memuaskan bagi kami,” kata Nengah Sudiartha.

Dirinya salut dengan kerja keras para judoka yang telah menunjukkan kualitasnya termasuk Anny Pandini, yang sangat ambisi meraih emas kejurnas lantaran tak dipanggil pelatnas, lantaran saat Asian Games lalu mengalami cedera.

“Anny sudah menunjukkan kualitasnya, termasuk empat judoka putra dan putri kami yang berjuang keras dan tak mengenal menyerah dalam mengejar prestasi. Tapi kami minta mereka tak cepat puas diri, karena masih ada PON Papua tahun depan, yang justru membutuhkan raihan emas yang sangat riil. Tetap mereka bakal dievaluasi dan dibenahi soal tekniknya jika ada yang kurang. Termasuk fisiknya,” terang Sudiartha.

Hanya saja, lanjut pria yang juga Bidang Rencana Anaggaran (Rena) KONI Bali itu, kepastian kelimanya akan lolos PON dengan menjadi juara atau tidak, masih belum ada keputusan pasti dari PB. PJSI soal jumlah poin yang harus dikumpulkan atlet agar lolos PON Papua. “Kami tak mau mendahului, lebih baik tunggu keputusan PB. PJSI saja berapa poin bagi atlet yang lolos PON Papua nantinya,” tutup Sudiartha.(git)