XL Axiata Operator Kedua Terbesar di Indonesia

Dian Siswarini

Jakarta, PERSPECTIVESNEWS- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil mengungguli para kompetitor dan memperkuat posisi sebagai operator nomor 2 terbesar di Indonesia. Hasil ini tidak terlepas dari konsistensi XL dalam menerapkan strategi menempatkan layanan data sebagai fokus utama pengembangan bisnis.

CEO & Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan hal itu, Jumat (15/2/2019). “Sepanjang 2018 merupakan periode yang berat bagi industri telekomunikasi Indonesia. Kami harus menghadapi penerapan registrasi kartu SIM prabayar dan persaingan harga yang ketat. Namun, XL Axiata berhasil mengungguli para kompetitor dan memperkuat posisi sebagai operator nomor 2 terbesar di Indonesia. Hasil ini tidak terlepas dari konsistensi kami dalam menerapkan strategi menempatkan layanan data sebagai fokus utama pengembangan bisnis,” ujar Dian Siswarini dalam rilisnya.

Ditambahkan Dian, menutup tahun 2018, XL Axiata memiliki pencapaian kinerja positif, melampaui pencapaian secara rata-rata industri telekomunikasi Indonesia. XL Axiata mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 0,4% lebih tinggi dari pencapaian tahun lalu.

Pertumbuhan XL Axiata ini terutama didorong oleh pendapatan dari layanan data yang meningkat 13% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). Peningkatan ini memperbesar kontribusi pendapatan layanan data pada total pendapatan perusahaan menjadi 80% per akhir 2018, meningkat dari 69% di tahun sebelumnya.

Dian menegaskan, di semester kedua, monetisasi layanan data yang XL Axiata lakukan menunjukkan hasil yang signifikan di tengah persaingan yang sangat ketat. Karena itu, XL Axiata akan terus melanjutkan monetisasi data lebih lanjut dengan asumsi kondisi industri tetap kondusif untuk melakukannya, guna membangun fondasi bisnis yang lebih berkesinambungan dan kuat untuk tahun 2019. 

Selanjutnya, Dian menyebutkan bahwa peningkatan pendapatan dari data yang sangat pesat tersebut tidak hanya lebih tinggi dari perolehan industri, namun juga mampu menutup dampak negatif dari penurunan pendapatan layanan tradisional SMS dan voice. Pencapaian ini juga merupakan prestasi tersendiri karena operator lain merasakan dampak yang lebih berat dari penurunan kinerja kedua layanan warisan masa lalu tersebut.

Kinerja XL Axiata terlihat sebagai berikut, pendapatan tumbuh positif 0,4% YoY, pendapatan layanan data meningkat 13% YOY, kontribusi pendapatan data mencapai 80% terhadap total pendapatan layanan, penetrasi smartphone mencapai 80%, layanan 4G LTE menjangkau 400 kota/kabupaten dan total BTS 118 ribu.   (ari)