Djoko Tata Ibrahim: ’60 Persen Waktu untuk Perkuat Tim’

0
921
Djoko Tata Ibrahim

Figur yang satu ini sarat prestasi. Apapun tanggungjawab yang berkaitan dengan  pekerjaan yang dipercayakan kepadanya senantiasa berhasil maksimal. Smartfren contohnya, di ‘tangan hangat’ Djoko Tata Ibrahim bisa berkembang hampir sejajar dengan operator seluler yang saat ini berjibaku meningkatkan pamornya masing-masing.

Siapa Djoko Tata Ibrahim?. Deputy CEO Smartfren ini memiliki latar belakang dan piawai di bidang consumer good. Kinerjanya sudah teruji ketika bergabung dengan PT. Sinar Mas. “Saya bergabung dengan Sinar Mas selama 27 tahun. Saya dipercaya mendistribusikan produk-produk perusahaan di bidang consumer good bermerek (susu, minyak goreng, biscuit, dll) di seluruh Tanah Air,” tutur lelaki kelahiran Lampung, 66 tahun lalu itu.

Bahkan ayah lima (5) anak ini mampu mendirikan perusahaan distribusi dengan nama Intermas Tata Trading dan tetap join dengan Sinar Mas. Demikian pula saat Sinar Mas mendirikan Smartfren, kakek enam (6) cucu ini langsung diminta untuk mengembangkannya di Bali sejak 12 tahun lalu.

“Saya jauh lebih leluasa mengembangkan Smartfren di Bali khususnya, karena kehadiran smart Hp sehingga Smartfren tak perlu memroduksi Hp khusus Smartfren. Kami tinggal membuat produk layanan seluler berkualitas dan berteknologi tinggi/canggih untuk menunjang gaya hidup masyarakat/pelanggan di masa kini,” urai penggemar nge-gym ini.

Smartfren, lanjut Djoko, merupakan operator seluler berteknologi 4G yang memiliki jaringan terluas dan produk internet termurah di Indonesia, bahkan di dunia. Standar pelayanan yang berkualitas dan jaminan kenyamanan bagi penggunanya, membuat Djoko sangat optimis jika Smartfren bisa sejajar dan berkompetisi dengan operator seluler lainnya.

Meski mengaku ingin segera pensiun total namun penghobi nonton film dan golf ini masih ingin menuntaskan pekerjaannya secara maksimal. ‘Saat ini waktu saya 60 persen untuk membangun organisasi dan memperkuat tim kerja. Saya ingin punya tim kerja yang solid dan kuat.” tekadnya.   (ari)