Masyarakat Madura Diminta Waspada Cuaca Buruk

0
276
Akmalul Firdaus (FOTO: Perspectivesnews/net)

Pamekasan,  PERSPECTIVESNEWS – Dalam dua hari ke depan sebagian besar wilayah Madura, Jawa Timur diprediksi bakal dilanda cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas ringan hingga deras disertai angin kencang.

“Karenanya masyarakat diminta lebih waspada,” kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, Budi Cahyono dalam keterangan tertulis di Pamekasan, Jumat sore 15 Februari 2019.

Dijelaskan, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Kabupaten Pamekasan dan beberapa kabupaten lain di Pulau Madura seperti Sampang dan Bangkalan.

Demikian juga hujan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Laut Jawa, perairan utara Jawa Timur, Perairan Masalembu, dan perairan Bawean serta sebagian perairan Selatan Jatim. Arah angin dominan berembus dari arah Barat Laut – Timur Laut. Kecepatan angin maksimum di Laut Jawa dan S. Hindia selatan Jatim 24 knots (44 km/jam).

Tinggi gelombang di Selat Madura antara 0.3 – 0.5 m, sedangkan tinggi gelombang di Laut Jawa bagian timur dan Samudera Hindia selatan Jatim antara 0.8 – 2.0 m.

“Tapi meski berdasarkan prakiraan gelombang tidak terlalu tinggi, mohon untuk tetap berhati-hati dan senantiasa para nelayan agar update informasi cuaca sebelum beraktivitas,” katanya seperti disitat dari Antara.

Budi menjelaskan, peringatan dini mengenai cuaca buruk yang berpotensi terjadi di Pamekasan dan di kabupaten lain di Pulau Madura ini berdasarkan rilis yang disampaikan oleh Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika Tanjung Perak Surabaya.

Kabupaten Pamekasan tercatat sebagai kabupaten dengan tingkat kejadian bencana alam berupa angin kencang tergolong sering. Dalam dua bulan terakhir ini sudah terjadi sebanyak tiga kali bencana angin kencang dengn jumlah kerusakan bangunan berupa rumah, dapur, dan tempat ibadah mencapai lebih dari 65 unit.

Menurut Kepala BPBD Pemkab Pamekasan Akmalul Firdaus di daerah itu ada beberapa kecamatan masuk daerah rawan bencana alam pada musim hujan seperti sekarang ini. Antara lain, Kecamatan Pademawu, Tlanakan, Larangan, Pegantenan, Palengaan dan Kecamatan Proppo. Keempat kecamatan ini rawan bencana angin kencang. Sedangkan Kecamatan Pamekasan rawan bencama banjir, lalu Kecamatan Pakong, Waru dan Kecamatan Pasean, rawan tanah longsor.(red)