Madura United Berpeluang Mainkan Beto Goncalves Hadapi Sriwijaya FC

0
225
Alberto Goncalves (FOTO: laman resmi Madura United)

Pamekasan, PERSPECTIVESNEWS – Madura United berkesempatan memainkan striker Alberto Goncalves saat menghadapi Sriwijaya FC di babak 16 besar Piala Indonesia 2018, di Stadion Ratu Pamelingan Pamekasan, Minggu 17 Februari 2019.

Beto yang dipinjam Persija Jakarta mengarungi kualifikasi Liga Champion Asia 2019, segera bergabung bersama Laskar Sape Kerrab bertandem dengan striker Madura United Greg Nwokolo.

Pulangnya Beto tidak terlepas dari gagalnya Persija Jakarta melaju ke fase kualifikasi terakhir, setelah takluk dari Newcastle Jets Australia, Selasa 12 Februari 2019 dengan skor 1-3.

Sejatinya pada kompetisi internasional, Bambang Pamungkas cs masih tersisa satu kali, yakni Piala AFC 2019. Sebab, tim tersebut menjadi juara Liga 1 2018 dan berhak mendapatkan satu slot kompetisi tersebut bersama PSM Makassar.

Kendati demikian, ujung tombak berdarah Brazil ini masih menjalin komunikasi dengan manajer Madura United, Haruna Soemitro dan agennya untuk membahas peminjaman itu. Jika jasanya tidak dibutuhkan, dia akan kembali ke rumah yang sesungguhnya, Madura United.

“Saya masih bicara sama manajer dan sama agen saya. Mungkin saya kembali dua hari ini, mungkin saya sudah kembali ke Madura.Tapi kalau Persija mungkin minta untuk menjadi bagian di Piala AFC. Tidak tahu itu, terserah mereka, pokoknya saya pemain Madura. Saya kembali ke Madura dan latihan di sana,” jelasnya disitat dari laman Madura United.

Sementara rekan satu timnya, Jaimerson Xavier yang juga dipinjam tim besutan Ivan Kolev itu, sudah pulang lebih awal. Pasalnya, dia tidak bisa bermain lantaran hukuman akumulasi kartu musim lalu dan masih belum memperpanjang kartu izin tinggal sementara (KITAS).

Soal sinyal kembalinya Beto, Pelatih Madura United Dejan Antonic menyambut dengan baik, karena bisa cukup membantu Madura United dengan jam terbangnya yang sudah banyak.

“Cukup positif bagi kami, cukup bagus. Dia (Beto) salah satu pemain yang memiliki pengalaman bagus dan dapat membantu tim ini. Saya sebagai pelatih senang, karena kami punya pemain seperti dia,” jelas mantan pelatih Borneo FC ini.

Sebelumnya Dejan menjelaskan, besarnya tim ini tidak hanya karena dihuni banyak pemain berkelas, namun kerja sama tim. “Lagi, satu tim kuat bukan karena kami punya superstar. Satu tim bagus karena kami kerja sama-sama untuk Madura. Kalau kami sudah siap, pasti bisa bikin Madura lebih besar, lebih terkenal, dan Puji Tuhan kami dapat satu trofi musim ini,” pungkasnya.(nung)