Menpora Minta PSSI Dampingi Simic di Australia

0
215
Marco Simic (FOTO: Perspectivesnews/ist)

Jakarta, PERSPECTIVESNEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi meminta Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mendampingi pemain depan Persija Jakarta Marko Simic yang terjerat dugaan pelecehan seksual di Australia jelang laga kontra Newcastle Jets.

“Saya belum dapat laporan dari federasi. Hukum itu berlaku bagi siapa pun di negeri mana pun. Di mana kita berada, kita harus menghormati hukum di tempat itu, siapa pun itu,” kata Menpora selepas bertanding futsal bersama Komunitas Unik Berkarya Indonesia (UBI) di Jakarta, Selasa 12 Februari 2019.

Menpora mengatakan warga negara asing yang berada di wilayah Indonesia juga harus tunduk pada aturan hukum di Tanah Air sebagaimana warga Indonesia jika berada di luar negeri.

“Saya minta kepada PSSI untuk melakukan pendampingan, mengirimkan tim pengacara di sana serta melakukan komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia ataupun Konsulat Jenderal Indonesia di sana. Mereka adalah potensi yang kita miliki,” kata Menpora seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

Sebelumnya, manajer tim Persija Jakarta Marsma TNI Ardhi Tjahjoko mengatakan, tindakan pelecehan seksual yang diduga penyerang asal Kroasia itu masih sekadar tuduhan.

“Benar memang ada ‘tuduhan’ terjadi tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Simic. Namun demikian kami dan seluruh penumpang di dalam pesawat tidak ada yang menyaksikan kejadian tersebut. Jadi masih sekadar tuduhan,” ujar Ardhi.

Meski demikian, Ardhi menegaskan bahwa Persija menghormati seluruh proses hukum yang dijalankan oleh pemerintah Australia terhadap Simic. Saat ini, dia melanjutkan, pihaknya masih menunggu perkembangan kasus Simic dari aparat hukum Australia.

“Penyelidikan tengah dilakukan pihak berwajib dam kami sangat menghormati itu,” tutur dia.

Marko Simic sempat dibawa ke kantor polisi pada Minggu (10/2), setelah Polisi Federal Australia (AFP) di Bandara Sydney menangkapnya atas dugaan pelecehan seksual terhadap seorang penumpang perempuan dalam pesawat dari Bali menuju Sydney, Australia.

Pesepakbola asal Kroasia itu dilepaskan dengan jaminan dan telah menjalani persidangan di Pengadilan Lokal Downing Centre, Sydney, Selasa (12/2), beberapa jam sebelum dirinya menjalani pertandingan.(git)