Aldi Rivaldi Bertolak ke Yogya Setelah Izin dari Pangdam Turun

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Atlet panjat tebing asal Jembrana, Bali yang bertugas di Batalyon Infanteri 742 Satya Wira Yudha Lombok, Nusa Tenggara Barat akhirnya bertolak ke Yogyakarta setelah izin dari Panglima Kodam IX/Udayana turun Senin 11 Februari 2019.
Aldi dipanggil mengikuti pemusatan latihan panjat tebing di Yogya untuk persiapan berlaga di Pra-Olimpiade Tokyo 2020. Selain Aldi, atlet panjat tebing Bali lainnya yang masuk pelatnas adalah Temi Teli Lasa, yang telah lebih dulu bergabung sejak Sabtu 9 Februari 2019.
Kini kedua pemanjat tebing senior asal Bali itu siap digenjot di nomor triatlon dalam pemusatan latihan tersebut. “Jadi, triatlon itu gabungan dari nomor boulder, lead dan speed. Tiga nomor itu harus dimenangkan dalam Pra-Olimpiade nanti,” ujar Ketum Pengprov FPTI Bali, I Putu Yudi Atmika, Senin 11 Februari 2019.
Soal triatlon atau trilomba itu, tingkat kesulitannya disebutkannya tentu sangat berat. Atlet dituntut harus memiliki fisik prima dan ketahanan serta kemampuan teknik yang luar biasa untuk ketiga nomor tersebut. Baik Temi dan Aldi mempunyai kemampuan untuk itu, namun perlu diasah kembali.
Menurutnya, kemampuan itu harus dimiliki seluruh pemanjat tebing, karena lawan-lawannya nanti bukan atlet kemarin sore. Seluruh pemanjat terbaik di seluruh negara akan berkompetisi untuk mendapat tiket menuju Olimpiade 2020 di Jepang.
“Saya berharap Temi dan Aldi bisa membanggakan Indonesia. Beserta atlet dari provinsi lainnya,” katanya dan berterima kasih kepada Pangdam IX/Udayana yang telah mengizinkan Aldi bergabung ke pelatnas.
“Dan bersyukur, Senin hari ini (kemarin -red) izin dari Pangdam IX/Udayana untuk mengikuti pelatnas itu sudah turun. Dan ia langsung berangkat ke Yogyakarta. Tidak apa terlambat, terpenting untuk kemajuan panjat tebing Indonesia dan Bali pada khususnya,” tandas Yudi Atmika.(git)