TI Denpasar Berupaya Penuhi Target Empat Medali Emas Porprov

0
376
Dr Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa (FOTO:Perspectivesnews/Sigit Winarko)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Target empat medali emas yang diberikan KONI Kota Denpasar kepada Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Denpasar bukan perkara mudah. Toh demikian, target tersebut berupaya dipenuhi, meski tak ringan.

“Kami akan berupaya sekuat tenaga memenuhi target empat medali emas di Porprov Bali XIV/2019 Tabanan, September mendatang. Persiapan sudah kami lakukan,” ujar Ketua Umum TI Denpasar, Dr Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa di sela-sela pembukaan Kejuaraan Taekwondo Walikota Cup 2019 di GOR Lila Bhuana Denpasar, Sabtu 9 Februari 2019.

Menurut dokter yang karib disapa Laksmi Duarsa ini, salah satu bentuk persiapan yakni memasukkan taekwondoin andalannya ke pemusatan latihan taekwondo yang dibentuk Pengprov TI Bali. Dalam pemusatan latihan itu, lanjut dokter Laksmi Duarsa, taekwondoinnya melakukan sparring partner dengan taekwondoin andalan kabupaten lain di pelatda.

“Ada tujuh taekwondoin Kota Denpasar yang saat ini menjalani pemusatan latihan yang dibentuk TI Bali, mereka berlatih bersama taekwondoin daerah lain karena mereka sama-sama andalan Bali nantinya di ajang Pra-PON,” kata Laksmi Duarsa.

Dia menambahkan, tujuh taekwondoinnya yang saat ini masuk pelatda TI Bali, juga ambil bagian di kejuaraan Walikota Cup, dan mereka wajib menunjukkan kelasnya ketimbang taekwondoin Denpasar lainnya yang non-pelatda.

Terkait kejuaraan Walikota Cup, Laksmi Duarsa mengatakan akan memantau atlet yang nantinya menjadi andalan Denpasar ke ajang Porprov Bali bersama taekwondoin Denpasar yang kini berada di pelatda TI Bali. Paling tidak, lanjut dia, TI Denpasar menyiapkan sedikitnya 20 atlet putra dan putri ke ajang Porprov Bali.

“Walikota Cup menjadi ajang tepat dalam memantau taekwondoin potensial merebut medali terutama medali emas di ajang Porprov Bali. Apalagi kami bertekad meraih empat medali emas. Kami harus optimistis mampu memenuhi target empat medali emas itu,” imbuh Laksmi Duarsa.

Sekadar diketahui, pada Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar, cabor taekwondo tidak diikuti oleh Denpasar lantaran terjadi dualisme kepengurusan. Sedangkan pada Porprov Bali XII/2015 di Buleleng, TI Denpasar berhasil mengoleksi empat medali emas.

“Setelah dualisme kepengurusan selesai dan kami diberi rekomendasi oleh KONI Denpasar mengirim taekwondoin ke Porprov Bali di Tabanan, maka kepercayaan itu harus kami emban dengan mewujudkan target,” demikian Laksmi Duarsa.(git)