Gede Sumarjaya Linggih Lakukan Reshuffle Kepengurusan Golkar Bali

Gede Sumarjaya Linggih (kanan) dan Sugawa Korry (FOTO: Perspectivesnews/ari)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Bali Gede Sumarjaya “Demer” Linggih melakukan reshuffle besar-besaran di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

Demer beralasan reshuffle dilakukan lantaran kepengurusan sekarang tidak efektif, dan pihaknya telah mengantongi payung hukum, yakni SK DPP Nomor 365 tentang Pengesahan Perubahan Komposisi dan Personalia DPD Partai Golkar Bali.

“Kita memang melakukan reshuffle, penyegaran kepengurusan agar kinerja partai bisa lebih maksimal,” ujar Demer di Sekretariat DPD Golkar Bali, Rabu 6 Februari 2019 sembari menambahkan, SK diteken ketua umum dan sekjen DPP Partai Golkar. 

Didampingi Sekretaris DPD Partai Golkar Bali Sugawa Korry, Demer mengatakan, reshuffle ini dilandasi hasil kajian yang dilakukan Korwil dan ditetapkan melalui surat keputusan DPP. 

Dari 98 personel di kepengurusan yang ada sebelumnya, kata Demer, terdapat 48 orang tidak aktif. Yang tidak aktif ini ada yang karena sakit, mengundurkan diri dan kesibukan sebagai PNS, serta profesi lainnya. “Karena itu selain kita isi kekosongan tersebut juga ada perampingan kepengurusan. Sekarang jumlahnya jadi 85 personel,” tambah Caleg DPR RI Dapil Bali ini.

Demer menambahkan, meski terjadi perampingan, namun wajah kepengurusan baru ini sudah mengakomodir berbagai elemen yang dinilai potensial bagi kemajuan partai. “Kita menggandeng unsur milenial, peradah dan KMHDI dan mensinergikan semua kekuatan tersebut,” tambah Demer. 

Apalagi saat ini diketahui potensi pemilih milenial ini sangat besar yakni hingga 30 persen. Karena itu, kata dia, kepengurusan baru ini juga melibatkan kalangan muda tersebut. Dengan “darah muda” ini, Demer optimis kinerja partai akan lebih solid dan maksimal.

Di sisi lain dalam rapat pleno tersebut,  juga dibahas hal-hal terkait kesiapan Pileg dan Pilpres 2019, baik menyangkut kesiapan saksi dan konsolidasi. Diharapkan dengan memantapkan kinerja kepengurusan baru ini Golkar mampu meraih dukungan secara maksimal.(ari)