Pohon Tumbang Tewaskan Seorang Pengendara Motor

Pohon tumbang di Denpasar menimpa mobil, Kamis 24 Januari 2019. (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS.COM

Angin kencang melanda Kota Denpasar, Kamis (24/01/2019) pukul 17.00 Wita. Sejumlah pohon perindang di beberapa jalan, seperti di Jalan Tukad Pakerisan Panjer tumbang dan menewaskan seorang pengendara sepeda motor, Taufiqi Hudaya (29).

Selain menewaskan seorang pengguna jalan pohon tumbang menyebabkan sedikitnya enam mobil rusak parah tertimpa pohon. Jaga Baya Desa Pakraman Panjer, Wayan Sudana mengatakan pohon tumbang berada di kawasan setra (kuburan) Desa Pakraman Panjer.

“Tadi beberapa warga mengetahui Taufiqi Hudaya berkendara dari arah utara. Saat tiba di lokasi tiba-tiba pohon kepuh tumbang menggencetnya,” kata Wayan Sudana di lokasi kejadian.

Pohon besar yang yang tumbang dan menewaskan Taufiqi Hudaya, kata Wayan Sudana memang sudah tua dan dikeramatkan warga karena berada di kuburan. Wayan Sudana mengaku sebelum dirinya lahir pohon keramat itu sudah tumbuh.

Selain menewaskan pengendara sepeda motor, tumbangnya pohon berjenis kepuh tersebut juga menimpa apotek dan mobil. “Tadi mobil juga kena rantingnya, apotek juga rusak,” imbuh Wayan Sudana.

Babinkamtibmas Kelurahan Panjer, Aiptu Made Wedra mengatakan, korban Taufiqi Hudaya beralamat di Jalan WR Supratman Denpasar. Korban berasal dari Pasuruan Jawa Timur.

Kepala BPBD Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa mengatakan, berdasarkan data BPBD Kota Denpasar hingga Kamis petang, sedikitnya terdapat 23 pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang. Jumlah tersebut tersebar di empat kecamatan yang telah mendapatkan penanganan BPBD dan DLHK Kota Denpasar.

Joni Ariwibawa mengatakan BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk hingga beberapa hari ke depan. Kendati demikian, pihaknya turut menyiagakan personel selama 24 jam yang siap menerima laporan masyarakat.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DLHK Kota Denpasar, IB Putra Wirabawa mengakui memasuki musim hujan sangat berpotensi terjadi angin kencang. Selain itu, saat hujan beban pohon perindang lebih berat dari biasanya.

 Karenanya, untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan DLHK secara intensif memangkas ranting pohon sehingga meringankan beban dan tidak tumbang.(zil)