Pengacara Sudirta: ‘Ahok Itu Guru Orang Jujur’

Ahok

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS.COM –  Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama (BTP) atau Ahok yang telah bebas dari penjara, direspon masyarakat Bali dengan doa syukur lintas agama.

Ahok yang dipenjara terkait kasus penistaan agama itu, Kamis (24/1/2019) sudah bebas. Pengacara Ahok, Wayan Sudirta H, disela-sela doa syukur tersebut di Denpasar, Bali mengatakan, doa tersebut sebagai rasa syukur atas bebasnya Ahok dari penjara, karena itu doa dilakukan secara bersama lintas agama. “Sebelum kenal Ahok, saya menganggap diri saya sudah jujur. Tapi begitu kenal, saya merasa kecil dan seperti tak ada apa-apanya dalam hal kejujuran. Ahok itu guru orang-orang jujur,” kata Sudirta.

Sudirta yang menjadi tim pengacara kasusnya Ahok itu mengatakan pihaknya cukup lama bersama Ahok menggali sikap, kemampuan serta tindakan Ahok dalam membela negeri ini.

“Ahok itu orangnya taat agama, percaya Tuhan. Dia orang jujur dan berani mati. Sangat pintar dan punya sifat nasionalisme luar biasa yang siap membela Pancasila dan NKRI dengan pengorbanan yang tinggi. Itu sifat yang harus ditiru dan jadi teladan. Kalau kita tak berani bela Pancasila, lantas siapa yang akan bela Pancasila,” katanya.

Ia mengatakan kemampuan Ahok selama menjabat Gubernur DKI Jakarta juga dinilai luar biasa. Cuma, Ahok satu-satunya di negeri ini yang bisa membangun tanpa APBD. Dimata Sudirta, Ahok tidak salah dari segi hukum. Banyak kasus seperti itu yang terjadi.

“Tidak semua putusan itu benar, hakim itu manusia dan bisa salah,” kata pengacara kondang asal Desa Pidpid, Kabupaten Karangasem itu.

Selain itu, kata dia, setelah bebas memang banyak tawaran datang kepada Ahok. Dari tawaran bisnis, politik, dan lainnya.

“Sedikit yang bisa sampaikan di sini, Ahok akan bikin buku dan membuka sebuah kantor kecil,” ujar caleg DPR-RI daerah pemilihan Bali.   (git)