Enam Siswa SMP PGRI 3 Denpasar Ikuti Ajang ‘Thailand Inventors Day 2019’

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra foto bersama dengan siswa-siswa yang akan mengikuti kompetisi penelitian ke Bangkok, Thailand.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS.COM- SMP PGRI 3 Denpasar akan mengirimkan siswa-siswanya untuk mengikuti kompetisi (lomba) penelitian dalam ajang ‘Thailand Inventors Day 2019’ di Bangkok, Thailand pada 31 Januari – 8 Februari 2019 mendatang. Tak tanggung-tanggung, pada ajang ini SMP PGRI Denpasar mengirimkan dua tim sekaligus.

Hal ini diungkapkan Kepala Sekolah SMP PGRI 3 Denpasar Made Suada bersama Ketua Yayasan PGRI Denpasar I Nengah Madiadnyana saat  memohon dan restu dengan Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra, Senin (21/1/2019) di Kantor Walikota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah SMP PGRI 3 Denpasar Made Suada didampingi guru pembina Made Chandra Widayanti mengatakan, 6 siswa-siswa SMP PGRI 3 Denpasar dalam kompetisi ini terdiri dari dua kelompok.

Untuk bisa berkompetisi, dua tim siswa SMP PGRI 3 Denpasar sebelumnya telah mengirim makalah penelitian ke pihak penyelenggara yakni pihak INNOPA (Indonesian Invention and Innovation Promotion Association).

“Dalam seleksi itu tim kami dua duanya lolos untuk mengikuti pameran dan lomba disana, ini sangat luar biasa meskipun baru pertama kali mengikuti kompetisi internasional siswa kami telah berhasil lolos di tahap awal,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, hal itu bisa dilakukan karena produk hasil penelitian, SMP PGRI 3 Denpasar melakukan penelitian terkait dengan Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Tiram sebagai Bio Pipa, dan Pemanfaatan Kombinasi Limbah Cangkang Telur dan Jerami Padi Sebagai Bio Plafon. Dua penelitian terkait dari bahan mentah, hasilnya hingga produk jadinya di pamerkan disana.

Selain sangat ramah lingkungan, penelitian ini juga mampu menjadikan bahan bekas seperti kulit telur yang awalnya tidak bermanfaat mampu memiliki nilai guna dan bermanfaat.  Bahkan penelitian ini telah diuji coba Teknik Mesin Universitas Udayana  mulai dari tahan bebannya, daya asam, daya penyerapan air, hingga pengembangan. “Semua itu telah dilakukan penelitian dan diuji juga dan telah lulus uji’’ tegasnya.

 Made Suada mengatakan, persiapan yang dilakukan untuk mengikuti kompetensi ini mulai dari pengumuman 25 Nopember lalu langsung melakukan persiapan lewat membuat poster hingga  belajar presentasi menggunakan Bahasa Inggris hingga mempersiapkan barang-barang yang dibawakan untuk dipamerkan.

Pihaknya berharap bisa menampilkan yang terbaik memperoleh hasil yang terbaik demi mengharumkan nama sekolah SMP PGRI 3 Denpasar dan Pemerintah Kota Denpasar tentunya.

Sementara itu, Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra sangat mengapresiasi SMP PGRI 3 Denpasar. Menurutnya, siswa-siswa SMP PGRI 3 Denpasar telah mampu membuktikan kemampuannya bersaing di tingkat internasional. Dengan mengikuti kompetisi penelitian di tingkat internasional ini, diharapkan mampu memberikan motivasi ke sekolah lainnya.

“Ini adalah terobosan luar biasa dari SMP PGRI 3 Denpasar, terlebih karyanya mampu bermanfaat, sehingga anak-anak lainnya dapat termotivasi dan semakin menunjukan karya dengan kreatiftas,” terangnya.  (hum)